Kementerian hukum Rusia menganggap lawakan bisa membantu para tahanan melewati masa-masa sulit mereka di penjara.
Sebuah proposal dari departemen pindana kementerian hukum mengatakan tantangan terberat staf penjara adalah menghadapi para tahanan yang stress.
Mereka menganggap lelucon bisa membantu mengatasi masalah, laporan surat kabar Izvestia.
Salah satu peneliti di departemen itu mengatakan ide ini bukanlah hal yang mengejutkan karena para tahanan biasanya tidak memiliki pikiran yang bahagia.
Walau ide ini masih dalam tahap pengajuan proposal, sejumlah psikolog di penjara mendukungnya.
"Mereka harus tahu bahwa mereka adalah manusia juga. Ini penting untuk tidak merusak martabat mereka sebagai manusia," kata Mikhail Debolsky kepada surat kabar itu.
"Lelucon dan ironi dapat membantu mereka memahami hal-hal di tingkat yang lebih dalam."
Tapi tidak semua orang yakin bahwa humor layak dalam kondisi penjara, dan beberapa mengingatkan bahwa humor yang salah bisa memancing keributan di penjara.
Salah satu pendidik senior di penjara, yang tak mau disebut namanya, menyambut ide itu dengan leluconnya sendiri.
"Bayangkan laporan kami (nantinya)," katanya.
"Pada kuartal terakhir kami bercanda 150 kali, tertawa 149 kali, dan pada satu kesempatan para tahanan tidak menghargai humor dan (akhirnya) membakar penjara. Catatan - kita perlu memodernisasi persediaan lelucon kita."
Anda sedang membaca artikel tentang
Tahanan di penjara Rusia "butuh lawakan"
Dengan url
http://majalahviaonline.blogspot.com/2014/12/tahanan-di-penjara-rusia-lawakan.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Tahanan di penjara Rusia "butuh lawakan"
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Tahanan di penjara Rusia "butuh lawakan"
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar