Kontaminasi daging kuda 'sejak Agustus 2012'

Written By Unknown on Minggu, 10 Februari 2013 | 17.18

Produk daging Findus

Ribuan potong produk Findus langsungd itarik dari peredaran akibat dugaan kontaminasi.

Perusahaan pemasar bahan makanan beku dari daging sapi asal Swedia, Findus, menyatakan kemungkinan "kontaminasi" produk olahan yang dijualnya dengan daging kuda sudah terjadi sejak Agustus tahun lalu meski baru ramai ditemukan di Inggris dan Irlandia pada pertengahan Januari lalu.

Findus yang memasarkan produknya ke berbagai negara Eropa termasuk Prancis, Irlandia dan Inggris menyatakan pihaknya sama sekali 'tak tahu-menahu' soal adanya campuran daging kuda dalam produk yang dikemas sebagai daging sapi tahun lalu.

Dalam sebuah pernyataan tertulis yang dirilis Sabtu (9/2), Findus menyatakan baru sadar ada skandal setelah menerima surat dari perusahaan pemasok produk dagingnya, Comigel, perusahaan pengolah daging sapi yang berpusat di Prancis.

"Mereka baru sadar bahwa mulai Agustus 2012 kemungkinan ada kasus ini dari sebuah surat yang dilayangkan perusahaan pemasok Comigel. Sejak itu Findus langsung melakukan penyelidikan seluruh rangkaian pemasaran serta pro aktif melakukan uji DNA."

Ratusan ribu potong produk olahan ditarik dari rak berbagai super market di Inggris dan Irlandia juga di Swedia dan Prancis, termasuk dari jaringan swalayan Tesco, Asda, Dunnes Stores, Lidl, serta Aldi dan Iceland.

Kandungan daging kuda umumnya ditemukan dalam potongan burger dan daging lasagna.

Lembaga Pengawas Makanan di Inggris dan Irlandia juga menyelenggarakan investigasi untuk melihat sejauh mana kontaminasi sudah terjadi.

Sejauh ini hasil tes DNA yang dilangsungkan Badan Standar Makanan Inggris menyebut Kamis (8/2) lalu bahwa 11 dari 18 sampel produk Findus dari jenis lasagna sapi terkontaminasi gading kuda antara 60 sampai100 persen.

Otoritas di Inggri selanjutnya menduga ada permainan sindikat kriminal dalam kasus ini dan menyatakan akan meneruskan penyelidikan.

Sejumlah temuan media di Inggris menyebut dugaan, daging kuda itu masuk dalam olahan yang diberi label daging sapi oleh Comigel (perusahaan Prancis) melalui pabriknya di Capellen, Luksembourg. Namun kepada kantor berita AFP, Presiden Direktur Comigel Erick Lehagre menyatakan pemasok daging bermasalah ini adalah Spanghero, yang mendapat dagingnya dari seorang produsen di Rumania.

Meski pun sebagian masyarakat Eropa, seperti di Italia, mengenal daging kuda sebagai bahan makanan, konsumen Inggris dan Irlandia umumnya tidak mengenal hewan ini dalam daftar menu mereka.

Sebelum kasus ini muncul di Inggris dan Swedia juga pernah muncul kasus kontaminasi daging babi yang diaku sebagai produk murni olahan daging sapi.


Anda sedang membaca artikel tentang

Kontaminasi daging kuda 'sejak Agustus 2012'

Dengan url

http://majalahviaonline.blogspot.com/2013/02/kontaminasi-daging-kuda-sejak-agustus.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Kontaminasi daging kuda 'sejak Agustus 2012'

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Kontaminasi daging kuda 'sejak Agustus 2012'

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger